be-up-to-date

selalu ada yang baru SO??? be-uptodate

Selasa, 02 Maret 2010

Gratis, Antivirus dan Protection Kit Windows 7

Diposting oleh admin


JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk melindungi para konsumernya dari ancaman keamanan saat berkomputasi, Microsoft Indonesia memperkenalkan program antivirus baru yang diberi nama Microsoft Security Essential (MSE). Program proteksi PC baru tersebut diperkenalkan kepada para konsumer bersamaan dengan dibukanya Microsoft Zone secara resmi oleh Presiden Direktur PT Microsoft Indonesia Sutanto Hartono di Mal Mangga Dua Jakarta, Selasa (2/3/2010) ini.

Para pengguna software Microsoft asli dapat mengunduh langsung program MSE secara cuma-cuma karena dikembangkan oleh Microsoft sendiri. MSE memiliki kemampuan proteksi berkualitas, mudah digunakan, dan kinerja di balik layar yang unggul. Program proteksi ini dapat melindungi para pengguna PC dari virus, spyware, rootkits, dan trojan.

Di samping MSE, hari ini Microsoft Indonesia juga meluncurkan Protection Kit atau Paket Proteksi PC bagi para pengguna produk Windows 7 asli. Protection Kit tersebut memuat berbagai panduan cara menggunakan PC dan keamanan online. Di dalam paket proteksi tersebut terdapat Microsoft Security Essential; IE8; dan Windows Live Essential yang mencakup Messenger, Mail, Live Writer, Photo Gallery, Movie Maker, Family Safety, Toolbar, Microsoft Office Outlook Connector, Office Live Add-in, dan Microsoft Silverlight.

Namun tentu saja, paket proteksi PC dengan berbagai aplikasi tambahan tersebut hanya dapat diakses oleh para pengguna software Microsoft asli. "Salah satu manfaat menggunakan software asli bagi konsumer adalah dapat mengakses langsung program-program perlindungan PC, investasi data, dan identitas pengguna yang Microsoft sediakan. Kalau dalam software copy atau bajakan tentu saja tidak ada," ungkap Presdir Microsoft Indonesia Sutanto Hartono.

Peluncuran produk-produk baru ini juga merupakan salah satu upaya dari Microsoft Indonesia untuk mengampanyekan penggunaan software asli di Tanah Air. "Karena penggunaan software asli juga secara tidak langsung dapat menstimulasi pertumbuhan perekonomian berbasis TI di Indonesia," tukas Sutanto.


JAKARTA, KOMPAS.com — Para gamers di Indonesia boleh bersorak gembira. Pasalnya, Nusantara Online, game produksi dalam negeri bergenre massively multiplayer online role playing game atau MMORPG akhirnya resmi dirilis ke publik.

Setelah tertunda sejak pertengahan 2009, permainan ini akhirnya resmi dilempar ke pasar dan sudah bisa dimainkan oleh para pengguna internet di Indonesia. Peluncuran permainan ini digelar dalam uji coba permainan Nusantara Online di Mal Artha Gading, Jakarta Utara, Kamis (25/2/2010).

Nusantara online merupakan permainan komputer bergenre MMORPG pertama yang dihasilkan oleh anak bangsa. Permainan ini dikembangkan dengan karakter-karakter asli Indonesia dan dijalankan di atas engine berjuluk Another Game Engine Library (Angel) yang juga buatan Indonesia.

Pengembangan permainan Nusantara Online dilakukan oleh dua institusi yang keduanya berkantor di Bandung. Pengembangan engine permainan dilakukan oleh Sangkuriang Studio, sedangkan pembuatan karakter dan jalan cerita alias game play dilakukan oleh Telegraph Studio. Adapun PT Nusantara Wahana Komunika ditunjuk sebagai publisher.

Direktur Operasional PT Nusantara Wahana Komunika Sigit Widodo menyatakan optimistis bahwa permainan ini akan diterima oleh pasar. "Sejak dikenalkan ke publik, selalu ada puluhan e-mail dan komentar di Facebook yang menanyakan perkembangan permainan ini. Kami yakin, permainan ini akan mudah diterima, terutama oleh kalangan generasi muda," kata Sigit kepada wartawan.

Sigit menuturkan, Nusantara Online berawal dari rasa keprihatinan terhadap konten-konten asing yang marak di Indonesia. Berbagai media, terutama film animasi dan permainan online, banyak didominasi oleh produk-produk luar negeri yang menawarkan karakter-karakter asing.

Heru Nugroho, Managing Director Nusantara Online, mengatakan bahwa gamers muda sekarang jauh lebih mengenal karakter Jepang, seperti Toyotomi Hideyoshi, Ieyasu Tokugawa, dan Oda Nobunaga, ketimbang karakter nasional, seperti Hayam Huruk, Gajah Mada, atau Prabu Siliwangi.

Sigit menjelaskan, cerita dalam permainan Nusantara Online mengambil latar belakang kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia. Pada rilis versi satu ini, Nusantara Online menghadirkan tiga latar kerajaan, yakni Majapahit, Sriwijaya, dan Pajajaran. "Rencananya, pada setiap versi baru yang akan diluncurkan tiap tahun, akan ada tambahan tiga kerajaan baru hingga setidaknya tiap provinsi di Indonesia dapat diwakili oleh satu kerajaan," urainya.

Yang istimewa, permainan Nusantara Online ini didesain berdasarkan riset terhadap situasi kerajaan-kerajaan pada masa lampau. Fitur-fitur Nusantara Online, ujar Sigit, dikembangkan mengikuti sistem tata kemasyarakatan, arkeologi, sejarah, dan kondisi alam yang berlaku di Nusantara pada masa silam.

Sigit menjamin, kedalaman karakter dan gameplay di Nusantara Online akan memenuhi hasrat keingintahuan gamer Indonesia terhadap budaya dan karakter-karakter khas Indonesia. "Misalnya, kalau kita lihat situs Trowulan di dalam game ini, ya kondisi real-nya saat itu ya begini," katanya.

Untuk rilis versi pertama alias versi alfa ini, Sigit mengatakan bahwa pihaknya belum memasarkan permainan dalam bentuk CD. Ia menjelaskan, pencinta permainan bisa mengunduh dan melakukan registrasi user game Nusantara Online ini di www.nusol.web.id. "Kami juga kerja sama dengan Asosiasi Warnet Indonesia (Awari). Masyarakat bisa memainkan permainan ini atau mengopinya dari warnet berlabel Awari," tuntasnya.

KOMPAS.COM

Senin, 01 Maret 2010

Epson PM235

Diposting oleh admin



Mungil dan ringkas,tak perlu repot mencari sumber listrik.

Seorang tukang foto keliling membawa sebuah boks kecil berwarna putih. Boks itu dika-lungkan di lehernya. Sembari menawarkan jasa di keramaian, dia mengalungkan kamera pada bahunya. Lalu, sesaat setelah memotret seorang pelanggan, kartu memori kamera langsung dicopotnya. Kartu itu lalu disisipkan pada boks putih tersebut. Sesaat kemudian, lembaran-lembaran foto sang klien pun meluncur dari dalam boks.Kotak putih yang digantung di dada, mirip pedagang asongan di jalanan Kota Jakarta, itu bukanlah boks biasa, melainkan sebuah printer baru keluaran Epson. Adegan fotografer "asongan" itu memang tak terjadi di tengah keramaian Kota Jakarta, melainkan di sebuah kota di India, yang dipertontonkan melalui rekaman video di kantor Epson Indonesia, Jakarta.

Salah satu printer Epson terbaru itulah yang pada Selasa pekan lalu resmi diluncurkan di Indonesia oleh vendor Jepang tersebut. Sebuah printer mini yang mudah dibawa ketika bepergian. Di India, printer ini populer di kalangan fotografer keliling dan pengusaha kecil di bidang cetak foto.Printer foto mini yang diluncurkan untuk pasar Indonesia itu terdiri atas dua model, yakni Epson Picture Mate (PM) 235 dan PM310. Kedua seri ini adalah printer foto format 4x6 inci yang mungil dan ringkas. Karena printer ini mudah dibawa ketika bepergian, pengguna bisa menikmati hasil cetak sesaat setelah memotret sehingga bisa menghemat biaya.

Selain hemat, mencetak foto bisa dilakukan semudah memotret. Epson PM235 memungkinkan pengguna mencetak foto tanpa harus repot mencari sumber listrik. Seri ini bisa dioperasikan menggunakan baterai isi ulang (optional), sehingga konsumen bisa mencetak foto kapan pun dan di mana pun.Epson PM 235 dilengkapi fungsi Custom-ID, fitur sederhana yang mudah digunakan. Fitur ini memungkinkan pengguna memperso-nalisasi ukuran foto pada kartu identitas atau paspor hanya dengan sekali menekan tombol, tanpa harus memakai komputer atau PC. Dengan fitur ini, pengguna bisa menduplikasi beberapa foto yang sama pada kertas foto 4x6 inci (4R), dan mencetaknya sesuai dengan ukuran yang diinginkan.Kecepatan cetaknya juga lumayan cepat, hanya 37 detik untuk mencetak foto ukuran 4R. Perangkat ini sesuai dengan paket PicturePack kapasitas besar, yang terdiri atas cartridge tinta berkapasitas tinggi dan 300 lembar kertas foto Epson ukuran 4x6 inci. Pengguna jadi bisa mencetak dalam volume besar.

Tcik cuma itu, pengguna bisa mencetak foto langsung dari kartu memori melalui slot built-in pada printer, atau dengan cara menghubungkan kamera digital dengan printer melalui PictBridge USB port di printer ini. Mengirim foto langsung dari telepon seluler atau laptop juga bisa. "Karena seri Picture Mate ini sudah dilengkapi Bluetooth," kata Joster Johannes, LFP Business Section Manager Epson Indonesia.Mengedit foto juga bisa dilakukan dengan mudah tanpa menggunakan PC, berkat fitur perpustakaan, yang berisi efek personalisasi dan clipan. Pemakai bisa mendeko-rasi foto mereka, lalu menampil-kannya di layar LCD 2,5 incinya.Epson PM310 memiliki fitur-fitur yang sama dengan seri 235. Namun layar 310 lebih besar, dengan ukuran 7 inci, layaknya bingkai foto digital. "Pengguna bisa menampilkan slide show gambar dan foto digital di layarnya," ujar Joster.

Epson PM310, yang lebih mahal sekitar US$ 70 dari PM235, dilengkapi aplikasi User Friendly, peng-
guna bisa mempersonalisasi gambar atau foto dengan pra-instal bingkai foto. "Epson Picture Mate 310 adalah printer foto inkjet yang revolusioner, didesain untuk mendefinisikan gaya hidup modem," kata M. Husni Nurdin, Deputy Country Manager Epson Indonesia.Kecepatan PM310 juga sama dengan seri 235, yakni mampu mencetak foto 4x6 inci dalam waktu 37 detik. Namun PM310 didesain lebih minim tombol, hampir semua pengoperasian dilakukan lewat remote control. Printer ini hanya memiliki satu tombol, yakni tombol Power (On/Off).Kedua printer tersebut sudah tersedia di pasar mulai bulan ini, dengan harga US$ 242 (PM235) dan US$ 319 (PM310), termasuk tinta foto Epson Claria. "Tinta ini tidak luntur, tahan air, dan tidak pudar sampai 200 tahun," ujar Husni.onus

ECS A790GXM-A BLACK Series

Diposting oleh admin

A790GXM-A
CPU


AMD Phenom™ processor (Socket AM2+) / AMD Athlon™ 64 FX / Athlon™ 64 X2 Dual Core/ Athlon™ 64 / Sempron processor
High-performance HyperTransport 3.0 CPU Interface
Support transfer rate up to 5200 mega-transfers per second
Chipset AMD® 790GX & AMD® SB750
Graphic

On Chip (AMD 790GX-based with ATI™ Radeon HD3300 graphics )
Integrated DirectX 10 graphics processor
AMD SidePort Memory DDR2-800 (64Mx16=128MB)
Memory

Dual-channel DDR2 memory architecture
4 x 240-pin DDR2 DIMM socket support up to 32GB*
Support DDR2 1066/800/667/533/400 DDR2 SDRAM
*Currently ,the memory maximum size we have tested is 8 GB(2 GB per dimm)
Expansion Slot

2 x PCI Express x16 slot
2 x PCI Express x1 slot
2 x PCI slots
Storage Support by AMD SB750
6 x Serial ATAII 3.0Gb/s devices RAID0, RAID1, RAID5, RAID 10 configuration
Audio
Realtek ALC 888S supports 8-channel HD audio
Compliant with HD audio specification
LAN Dual Realtek RTL 8111C Gigabit Fast Ethernet NIC
REAR PANEL I/O





1 x PS/2 keyboard & PS/2 mouse connectors
6 x USB ports
2 x Gigabit Ethernet Port
1 x COM Port
1 x Audio port (1Line in, 4x Line out, 1 Optical SPDIF Out)
1 x VGA port
1 x HDMI Port
INTERNAL I/O CONNECTORS & HEADERS










1 x 24-pin ATX Power Supply Connector & 8-pin 12V Connector
1 x 4-pin 12V Connector
CPUFAN/PWRFAN/SYSFAN connectors
1 x FDD connector
1 x IDE connector
6 x Serial ATA 3Gb/s connectors
1 x Speaker header
1 x Front panel switch/LED header
1 x Front panel audio header
1 x SPDIF out header
3 x USB 2.0 headers support additional 6 USB ports
1 x Power button/1 x Reset button
System BIOS



AMI BIOS with 8Mb SPI Flash ROM
Supports Plug and Play, STR/STD, Hardware monitor, Multi Boot, DMI,HDCP
Supports ACPI revision 3.0 specification
Support over-clocking
ECS M.I.B. utility
Form Factor ATX Size, 305mm*244mm




Large Capacity, Fast Performance a Perfect Match for Memory-Hungry Devices
MicroSDHC 16GB Class 10

Hsinchu, Taiwan — (February 24, 2010) — Kingston Digital, Inc., the Flash memory affiliate of Kingston Technology Company, Inc., the independent world leader in memory products, today announced the release of a 16GB microSDHC Class 10 card. The high-capacity card complies with the SD Association Specification 3.00 to meet Class 10 requirements. The 16GB microSDHC card has a minimum data transfer rate of 10MB/sec. and ships either as a stand-alone microSDHC card or with adapters.

"With the new speed class, host devices such as high-definition cameras or the latest smartphones are being designed to optimize their write performance to take advantage of the more responsive memory card speeds," said Nathan Su, Flash Memory Sales Director, APAC Region, Kingston. "Now that the Class 10 card specification is five times faster than a Class 2 card, users will see swifter copying and transferring of photos, music, videos and e-books when using a multi-format card reader such as the Kingston Media Reader or MobileLiteG2 with a PC.

Kingston takes mobility and versatility a step further with the addition of the SD adapter pack (Kingston part #: SDC10/16GB), and the SD and miniSD adapter pack (Kingston part #: SDC10/16GB-2ADP). Inserting the card into the SD adapter turns it into a large-storage, speedy SDHC card that can be used to capture continuous images or videos in digital cameras. Kingston also includes an adapter for other devices that utilize the miniSD form factor. Either adapter pack allows users to store all data on one card across multiple Class 10 device platforms.

The 16GB microSDHC Class 10 card is backed by a lifetime warranty, free tech support and legendary Kingston reliability. For more information visit: www.kingston.com/asia.

Kingston 16GB microSDHC Class 10 Features and Specifications:

  • Compliant: with the SD Specification Version 3.00
  • Versatile: when combined with an adapter, can be used as a full-size SDHC card with write protection or as a miniSDHC card to transfer data
  • Compatible: with microSDHC, miniSDHC and SDHC host devices; not compatible with standard microSD-enabled device/readers
  • File Format: FAT32
  • Reliable: lifetime warranty
  • Capacities*: 16GB
  • Dimensions: 0.43" x 0.59" x 0.039" (11mm x 15mm x 1mm)
  • High-Speed Class Rating: Class 10 — 10MB/sec. minimum data transfer rate
  • Operating Temperature: -13°F to 185°F (-25°C to 85°C)
  • Storage Temperature: -40°F to 185° (-40°C to 85°C)
*Some of the listed capacity is used for formatting and other functions and thus is not available for data storage. For more information, please consult Kingston's Flash Memory Guide at Kingston.com/Flash_Memory_Guide.

Kingston 16GB microSDHC Class 10 Card
Part NumberCapacity and Features
SDC10/16GBSP16GB microSDHC Class 10 single pack (card only)
SDC10/16GB16GB microSDHC Class 10 card with SD adapter
SDC10/16GB-2ADP16GB microSDHC Class 10 card with two adapter pack (miniSD & SD adapter)